Sekitar jam 7 pagi, para guru sudah
berada disekolah untuk menyambut para murid yang diantar oleh Supir
mereka, mobil yang 'kinclong-kinclong' itu berjajar rapi. Bahasa
keseharian disekolah ini adalah speak in english. Panggilan murid kepada
gurunya adalah 'Miss'. Jika ada teacher yang 'keceletot' berbahasa
Indonesia maka para murid langsung riang gembira memberikan 'hukuman'
kepada guru tersebut yaitu guru tersebut besok pagi harus menghafalkan
hadist yang mereka hafalkan.
Uang
Masuk kesekolah ini sekitar 23jutan (registrasi ke S2 Unpad biayanya
sekitar 20jutaan dan biaya selama S2 di UIN juga segini :D ) trus SPP
perbulan hanya satu juta saja, jika ingin ditambah eskul eklusiv berupa
violin, piano dll cukup tambah SPP 500ribu jadinya cuman 1,5 juta
perbulan. Ada yang mau? sayangnya saya sudah diwisuda S1 jadi pastinya
tak mungkin sekolah dasar lagi disini :p
Hal
yang menarik, ada seorang anak yang selalu juara kelas dan ketika
ditanya buku favoritnya apa? dia bilang 'dictionary'. Sebelum tidur dia
suka menghafal 3 atau 5 kosa kata baru katanya. Conversation Bahasa
arabnya mereka juga 'Ok punya'. Nah yang menarik dari anak yang selalu
juara kelas ini, meskipun ortunya super sibuk tapi mereka sangat
perhatian kepada anaknya. Seperti suka menelpon gurunya setelah selesai
pembelajaran dikelas seperti "Miss, gimana anak saya tadi disekolah?
kira-kira anak saya bisa mencerna dengan baik ga? tools apa yang harus
saya siapkan untuk membantu study anak saya?" -benar-benar seorang Ibu
sejati meskipun super sibuk karena berstatus sebagai Direktur di sebuah
perusahaan di Bandung tapi tetap konsern terhadap pendidikan anak, beda
banget sama di film film kalo ortunya super sibuk biasanya anaknya jadi
terabaikan-
Ini
hanya sedikit cerita dari seorang teman yang pernah ngajar disana, saya
ga tau masa depan mereka seperti apa? tapi semoga saja bisa
mengharumkan Umat Islam menjadi Khairu Ummah soale kan sekolahnya SD
Islam bertaraf Internasional
Tidak ada komentar:
Posting Komentar