Kemarin, ada siswa saya yang minta ijin meng sms Ibunya melalui Hp
saya dan inilah percakapannya yang menurut saya bahasa Ibunya cukup
mengesankan karena bisa membuat anaknya tenang :
Siswa : Asw. Ummi This "F"*. My tummy hurts really bad! What do I do? I want to go home.
Ibunya
: Wa'alaykumussalaam wr wb. "F" try to be calm ok sweatheart! ASk
ustadzah if she has medicated oil. I think you need to break your
fasting, so you can drink medicated oil. But before you drink it eat
snack from school first. Trust me you will be fine, Insya ALlah. I'll
pray for you.
Siswa : Okay. Thank you. But I dont feel like eating. I want to go home and rest.... I Feel weak and perih.
Ibunya
: But first please do what I said, ok? We'll see.... if you are not
getting better in 30 minute after eating snack n drinking medicated oil
then I will ask Pa "G" ** to bring you home.
Siswa :
Okay. So I break my fast? My tummy hurts like perih. I feel very cold
like I want to curl into a ball. I feel weak. All I want to do is just
rest.
Ibunya : But Please don't give up.... do my
suggestion first and wait, because the distance between school and home
is not close Say.... Pa "G" will need long time to get back to school.
Siswa : I already broke my fast and I already have my jacket on, but I stiil feel cold. Im going to ask for medicated oil.
Ibunya
: Yes, just break your fast n eat something n drink medicated oil 3-5
drops n drink a lot water n take rest. Put on your jacket. Wait for
30-60 minutes. Then let me know what do you feel. Ok Say!
Karena
medicated oilnya ga ada, maka saya memberi 2 tetes minyak tawon + 1/4
gelas air hangat dan mempersilahkannya untuk istirahat dan tiduran dan
sekitar jam 2 an, F sudah tampak segar. Komunikasi memang sangat
penting, termasuk melobi anak agar tetap kalem, contohnya ya murid saya
yang satu ini. Tapi jika ada anak yang uring-uringan bisa jadi dia
kurang bisa membahasakan apa yang dia inginkan sehingga yang bisa
dilakukannya adalah dengan menampakkan emosi emosi tertentu seperti
menangis atau marah. Anak yang naluri percaya dirinya rendah karena
trauma ketika dia tidak nyaman atau merasa terluka, dia biasanya
menangis. Tapi jika anak memiliku naluri percaya dirinya tinggi, ketika
ada yang mengganggu atau melukai perasaannya, dia akan marah. Disinilah
fungsi akal untuk mengendalikan naluri tersebut agar tidak lepas
kendali.
~Sekian Curhat saya malam ini~
Catatan :
* = Huruf depan nama siswa saya
** = Driver
Tidak ada komentar:
Posting Komentar