Apa yang akan Anda lakukan, bila terjadi hal-hal
seperti ini : anak demam hingga kejang, anak tersebut ke dalam kolam hingga
hampir tenggelam, Anda terjatuh saat membetulkan atap dan kaki Anda patah, bayi
yang diare dan muntah/pasangan Anda tiba-tiba sesak nafas?
Ada begitu banyak hal yang bisa terjadi tanpa kita
duga dalam hidup sehari-hari. Mungkin saja Anda telah mempersiapkan obat dan
peralatan sebagai tindakan preventif dirumah. Tetapi karena kejadiannya begitu
mendadak, Anda menjadi panik dan tidak bisa memikirkan tindakan yang tepat pada
saat itu juga, padahal dengan penanganan yang tepat dan cepat, penderita bisa
selamat dan sembuh kembali.
PENGOBATAN
TRADISIONAL & KEPERCAYAAN UMUM DI INDONESIA
Pengobatan tradisional dan modern
adalah saling melengkapi, kedua cara pengobatan itu bisa manjur dan cocok untuk
jenis penyakit yang berbeda. Seharusnya para petugas kesehatan dan kader sehat
sejauh mungkin menekankan kerja sama antara pengobatan tradisional dan modern,
bukan persaingannya.
Khasiat
pengobatan tradisional
Untuk mencegah kesalahpahaman yang
bisa membahayakan jiwa penderita yang mungkin dapat ditolong dengan obat-obatan
kimia, petugas kesehatan harus mempelajari sebanyak mungkin teori tradisional
tentang penyakit yang dipercayai didaerah tempat dia bekerja. Petugas sebaiknya
tidak mencoba meyakinkan penderita sakit bahwa teori mereka tentang penyakit
salah dan pendapatnya sendiri benar. Ini hanya akan menyebabkan perasaan tidak
enak dan mungkin mengecilkan hati mereka untuk meminta pelayanan seorang
petugas kesehatan. Sebaiknya seorang petugas kesehatan ialah menerangkan jenis
penyakit dan pengobatannya dengan cara dan bahasa yang dimengerti oleh si
penderita.
Keamananan
obat-obatan tradisional
Pengobatan tradisional lebih aman
daripada obat-obatan kimia karena obat tradisional tidak begitu keras. Pakailah
obat-obatan yang keras (misalnya obat yang dibeli di apotik) hanya untuk
penyakit-penyakit yang parah saja. Penyakit yang ringan tidak memerlukan obat
yang keras. Cara pengobatan yang lebih keras juga mengandung bahaya yang lebih
besar, jangan sampai suatu cara pengobatan/ obat lebih berbahaya dari pada
sakitnya. Umumnya, pengobatan yang tepat dan paling murah adalah yang paling
baik. Sering terjadi bahwa obat tradisional yang manjur dipakai juga oleh ilmu
kedokteran modern. Seperti Kina, obat anti malaria adalah obat tradisional,
obat ini berasal dari kulit kayu pohon yang aslinya berasal dari Amerika
Selatan. Orang-orang Barat mempelajari cara penggunaanya dari penduduk asli
(orang Indian). Orang-orang ini memakai obat tersebut selama berabad-abad untuk
mengobati malaria.
Keterbatasan
pengobatan tradisional
Banyak penyakit yang parah tidak dapat disembuhkan
dengan obat tradisional, untuk penyakit yang berbahaya seperti TBC, tetanus,
radang paru-paru, tifus, radang usus buntu, muntaber, radang selaput otak
(meningitis), demam berdarah, penyakit anjing gila, malaria dll jangan buang
waktu dengan mencoba mengobatinya dengan pengobatan tradisonal, sebaiknya
langsung dibawa ke dokter karena penyakit-penyakit tersebut, waktu sangatlah penting,
hingga waktu bisa menentukan hidup atau matinya pasien. Gunakanlah obat-obatan
tradisional bila Anda yakin itu aman dan tau cara menggunakannya. Obat
tradisional yang terbuat dari daging/ binatang yang busuk ataupun kotoran
manusia/binatang, sangat berbahaya karena bisa menyebabkan infeksi/tetanus.
Pengertian dan
kehati-hatian
Sebelum memberikan obat kepada pasien, pastikan 3 hal
: jenis obat manakah yang seharusnya diberikan? Untuk penyakit apakah obat itu?
Berapa lamakah penderita harus menelan obat itu? Tujuan Petugas kesehatan bukan
sekedar memberikan obat-obatan tapi juga meningkatkan pengertian dan
kehati-hatian pasien dalam penggunaan obat tersebut.
Keadaan sosial
budaya ilmu pengetahuan
Penggunaan susu
bubuk adalah contoh klasik dari kesalahan klasik untuk diingat, susu
bubuk dikembangkan di negara Barat untuk Ibu-ibu yang tidak menghasilkan air
susu yang cukup banyak untuk bayi mereka. Susu bubuk menjadi sangat populer dan
selama kira-kira 20 tahun banyak Ibu-ibu di Barat yang memberi makan bayi
mereka dengan susu dalam botol bukan menyusui sendiri. Sekarang praktek ini
tidak dilakukan oleh para Ibu di Barat karena penelitian menunjukan bahwa
menyusui sendiri lebih baik bagi para bayi. Air susu Ibu melindungi bayi dari
mencret, infeksi dan alergi. Susu bubuk menyebar ke negara-negara yang sedang
berkembang seperti Indonesia.
Ibu-ibu senang memberikannya kepada para bayi
karena mereka mempercayai iklan-iklan susu bubuk. Celakanya tanpa mengerti
bagaimana cara menggunakan susu bubuk dengan benar, mereka tidak selalu
melarutkan susu bubuk dengan air matang, mereka menggunakan botol yang tidak
disterilkan (dibebas hamakan). Ini berarti mereka memberi makan kepada bayi
mereka dengan kuman penyakit yang terdapat dalam botol susu. Kuman penyakit ini
sering menyebabkan penyakit mencret, yang bahaya sekali bagi anak. Terkadang
mereka tidak punya cukup uang untuk memakai susu bubuk sesuai dengan yang
tertera dalam petunjuk pemakaiannya, maka mereka memberi lebih banyak air. Hal
ini berarti bahwa para bayi mereka kurang makan. Para bayi kurang makan
memiliki pertahanan tubuh yang rendah terhadap sakit mencret, maka banyak bayi
di seluruh dunia yang meninggal karena mencret.
Pertanyaan-pertanyaan
dan jawaban-jawaban mengenai beberapa pertanyaan umum
1.
Benarkah bahwa menggunakan garam beryodium bisa mencegah
penyakit gondok?
Ya, garam beryodium mengandung
yodium, bahan kimia yang dalam jumlah kecil sangat diperlukan bagi kesehatan
manusia. penyakit gondok yaitu pembengkakan pada kelenjar gondok dileher
biasanya gejala kurang yodium dalam makanan sehari-hari
2.
Benarkah suntikan bisa membawa pengaruh sampingan yang
berbahaya?
Ya, terkadang benar, bahaya terbesar
bahwa jarum suntik itu mungkin tidak sepenuhnya steril, jika jarum tidak steril
bisa menyebabkan infeksi dan sakit kuning (radang hati/hepatitis). Jangan
meminta suntikan yang tidak perlu
3.
Benarkah bahwa obat yang paling keras / pengobatan yang
paling hebat adalah yang paling baik?
Tidak, ini tidak benar, obat yang
keras dan pengobatan yang hebat sering berbahaya, pengobatan yang tepat dan
paling aman adalah yang paling baik. Gunakan obat yang keras untuk penyakit
yang parah. Belajarlah mempertimbangkan antara bahaya obat dengan bahay
penyakit itu sendiri.
4.
Benarkah bahwa obat paling mahal adalah yang paling baik?
Tidak, ini tidak benar. Umumnya obat
yang tepat dan murahlah yang paling baik, gunakan obat yang modern untuk
penyakit parah yaitu pada waktu yang diperlukan
5.
Benarkah bahwa jika orang menderita demam sangat tinggi,
badannya harus didinginkan?
Ya, jika demamnya mencapai 40 derajat
celcius pasien harus dikipasi dan ditutup dengan kain yang dibasahi air dingin
6.
Benarkah bahwa selalu lebih baik mencoba obat tradisional
terlebih dahulu sebelum pergi ke dokter?
Tidak, untuk penyakit yang parah
sekali yaitu bila nyawa penderita mungkin dalam bahaya segere ke dokter
7.
Apakah merebus air minum sampai mendidih selama 20 menit itu
benar-benar perlu?
Ya, untuk mematikan kuman-kuman
penyakit yang menyebabkan beberapa penyakit yang sangat parah, diperlukan
perebusan samapi mendidih selama 20 menit. Kuman penyakit yang bisa dimatikan
yaitu kuman yang menyebabkan sakit kuning
Makanan serat lebih baik dari pada makanan yang jarang
mengandung serat yang berakibat menderita wasir, sembelit, kanker usus.
PENYAKIT-PENYAKIT
YANG SERING MEMBINGUNGKAN
Sebab-sebab
penyakit
Biasanya penyakit disebabkan oleh berbagai sebab,
untuk mencegah dan mengobati penyakit agar berhasil, Anda harus memiliki
pengetahuan yang luas, mengenai penyakit yang umum ditemukan dan berbagai
penyebabnya.
Macam penyakit
dan penyebabnya
Untuk memudahkan pencegahan dan pengobatan suatu
penyakit, maka diklasifikasikan menjadi 2 : penyakit infeksi dan bukan infeksi.
Penyakit infeksi : penyakit yang disebabkan masuknya
bibit penyakit. Penyakit ini menular dari satu orang ke orang lain. Orang sehat
harus dihindarkan dari orang-orang yang menderita penyakit dari golongan ini.
Penyakit bukan infeksi : tidak menular, sebabnya bukan
karena bibit penyakit. Antibiotika tidak ampuh untuk penyakit bukan infeksi
Contoh penyakit bukan infeksi
Gangguan
yang ditimbulkan oleh suatu kerusakan / kesalahan dalam tubuh :
|
Gangguan
yang ditimbulkan oleh sesuatu dari luar tubuh yang membahayakan / menganggu:
|
Gangguan
yang disebabkan oleh kurangnya sesuatu zat yang diperlukan tubuh :
|
|
Rematik
|
Alergi
|
Kurang
gizi
|
|
Serangan
jantung
|
Asma
|
Kurang vit
B2 (pellagra)
|
|
Penyakit
ayan (epilepsi)
|
Racun
|
Kurang
darah (anemia)
|
|
Penyakit
pembuluh darah otak (pendarahan otak/stroke)
|
Gigitan
ular
|
Gondok
|
|
Kekeruhan
lensa
|
Batuk
karena rokok
|
Pengerasan
hati – cirrhosis hati
|
|
kanker
|
Borok
lambung
|
||
alkoholis
|
|||
Gangguan
yang terjadi sejak lahir
|
Gangguan
yang dimulai didalam pikiran (penyakit mental)
|
||
Bibir
sumbing
|
Ketakutan
akan sesuatu yang dianggapnya berbahaya padahal tidak (paranoid)
|
||
Mata
juling
|
Kecemasan
(anxietas)
|
||
Cacat
lainnya
|
Kepercayaan
akan kutukan (ilmu sihir)
|
||
Epilepsi
(ada beberapa jenis)
|
Ketakutan
yang tidak terkendalikan
|
||
Anak-anak
yang terbelakang
|
|||
Cacat
lahir
|
|||
Penyakit-penyakit infeksi disebabkan oleh bakteri dan
jasad hidup (organisme) lain yang membahayakan tubuh, kuman ini menyebar dengan
berbagai cara.
Contoh penyakit
infeksi
Jasad
hidup (organisma) penyebab penyakit
|
Nama
penyakit
|
Cara
penularan / cara memasuki tubuh
|
Pengobatan
yang utama
|
Bakteri
(jasad renik/ kuman)
|
TBC
(tuberkulosia)
|
Melalui
udara (batuk)
|
|
Tetanus
|
Luka yang
kotor
|
||
Beberapa
penyakit mencret
|
Lalat, air
dan jari tangan yang kotor
|
||
Radang
paru-paru/ pneumonia (ada beberapa jenis)
|
Lewat
udara (batuk)
|
||
Gonorrhea
& sifilis
|
Hubungan
kelamin
|
||
Luka yang
kena infeksi
|
Kena barang
yang kotor
|
||
Sakit
telinga
|
Dengan
selesma (masuk angin, pilek)
|
||
Borok yang
bernanah
|
Melalui
sentuhan
|
||
Virus
(kuman yang lebih kecil dari pada bakteri)
|
Selesma,
influenza, campak, gondok, cacar air, polio (kelumpuhan kanak-kanak), mencret
karena virus
|
Dari
seseorang yang sakit, lewat udara melalui batuk, lalat dll
|
Tidak ada
obat yang dapat melawan virus secara berhasil
|
Penyakit
rabies
|
Gigitan
binatang
|
Antibiotika
tidak ampuh
|
|
Kutil
(verrucae)
|
sentuhan
|
||
jamur
|
Kurap
(ringworn), kutu air (athlete’s foot) gatal di lipat paha (jock itch)
|
Melalui
sentuhan/ dari pakaian
|
Belerang
dan salep yang mengandung larutan cuka, asam undecylenat
|
Parasit
internal (hewan berbahaya yang hidup didalam tubuh)
|
Didalam
usus : cacing amuba (disentri)
|
Dari
kotoran ke mulut, kurangnya kebersihan
|
Bermacam-macam
obat khusus
|
Di dalam
darah : malaria
|
Gigitan
nyamuk
|
choroquine
|
|
Parasit
eksternal (hewan berbahaya yang hidup pada permukaan tubuh)
|
Kutu
rambut, kutu hewan, kutu busuk kudis (skabies)
|
Penularan
dari orang-orang yang terinfeksi / dari pakaiannya
|
Insektisida,
lindane
|
Antibiotika tidak berguna untuk penyakit yang
disebabkan oleh virus seperti selesma(masuk angin), influenza, gondok, cacar
air, dll. Jangan mengobati infeksi kejangkitan virus dengan antibiotika karena
tidak akan menolong bahkan mungkin berbahaya. Hindari kesalahpahaman,
perhatikan tanda dan riwayat perjalanan pernyakit pada penderita, jangan
berpegang pada nama yang disebutkan oleh penderita.
CARA-CARA
MERAWAT ORANG SAKIT
Penyakit membuat tubuh menjadi lemah. Agar dapat
segera pulih kembali, diperlukan perawatan khusus. Perawatan merupakan bagian
terpenting dalam pengobatan. Seringkali obat tidak diperlukan tapi perawatan
yang baik selalu hal terpenting.
Perawatan orang
sakit
1.
Kenyamanan bagi pasien
2.
Cairan
3.
Kebersihan perorangan
4.
Makanan yang baik
Perawatan
khusus untuk orang sakit berat
1.
Cairan
2.
Makanan
3.
Kebersihan dan posisi tidur
4.
Mengamati perubahan yang terjadi pada pasien
Tanda-tanda
penyakit yang berbahaya
Sebelum dokter tiba, ikutilah
petunjuk dibawah ini :
1.
Kehilangan darah dalam jumlah yang banyak dari suatu bagian
tubuh : cara mengatasi perdarahan akibat luka : letakkan bagian yang terluka
lebih tinggi dari badan, gunakan sepotong kain bersih untuk menekan langsung
pada luka, jika tidak ada kain, tekanlah dengan tangan anda. Lakukan terus
sampai darah berhenti. Mungkin memerlukan waktu 15 menit terkadang 1jam/lebih.
Jika dengan cara penekanan perdarahan belum juga berhenti, lakukanlah : tetap
menekan luka, jagalah agar bagian yang terluka berada setinggi mungkin, jika
lukanya terjadi pada tungkai/lengan, ikatlah tungkai/lengan sedekat mungkin
dengan lukanya – antara luka dan badan, ikatan dikencangkan agar dapat
mengatasi perdarahan, untuk mengikatnya gunakan kain yang dilipat-liipat/ ikat
pinggang yang lebar, jangan memakai kawat, tali/tambang yang tipis. PERHATIAN:
anggota gerak diikat hanya bila
perdarahannya hebat dan tidak dapat dikendalikan dengan penekanan langsung pada
luka, longgarkan sebentar ikatannya tiap setengah jam untuk mengetahui apakah ikatan
ini masih diperlukan dan untuk membiarkan darah mengalir, ikatan yang dibiarkan
terlalu lama sangat berbahaya karena dapat merusak lengan / tungkai sehingga
lengan/tungkai tersebut terpaksa harus dipotong, jika perdarahan / lukanya
parah, letakkan kedua kaki lebih tinggi dari pada kepalanya (hal ini untuk
mencegah shock)
2.
Penderita tidak dapat disadarkan (koma): penyebab hilangnya
kesaradan (pingsan) : mabuk, pukulan pada kepala shock, jatuh pingsan akibat
lemah, takut dll, stroke (cva= penyakit pembuluh darah otak). Bila seseorang
tidak sadarkan diri dan Anda tidak mengetahui penyebabnya, lakukan segera
pemeriksaan ini : (1) apakah pernapasannya baik? Jika tidak, dongakkan
kepalanya kebelakang dan tarik rahang dan lidahnya keluar, jika ada sesuatu yang
menyumbat di dalam tenggorokannya, keluarkanlah, jika penderita tidak bernafas,
segera lakukan pernafasan buatan, (2) apakah orang itu kehilangan banyak darah?
Jika ya, hentikan pendarahannya, (3) apakah orang itu berada dalam keadaan
shock? (kulit pucat, lembab, nadi cepat, dan lemah?) jika ya, baringkan dia
dengan kaki lebih tinggi dari pada kepala, dan longgarkan bajunya, (4)
mungkinkah keadaan ini disebabkan oleh pingsan karena kepanasan (heat stroke)
PENYEMBUHAN
TANPA OBAT
Beberapa penyakit tidak memerlukan obat-obatan karena
tubuh kita memiliki pertahanan sendiri/ cara untuk bertahan dan melawan
penyakit. Biasanya, pertahanan alamiah ini jauh lebih penting bagi kesehatan
dari pada obat-obatan.
Beberapa penyakit akan sembuh sendiri –termasuk
selesma & influenza- oleh pertahanan tubuh mereka sendiri, tanpa memerlukan
obat-obatan.
Untuk membantu tubuh dalam memerangi/ mengatasi suatu
penyakit, seringkali yang diperlukan : menjaga kebersihan diri, banyak
istirahat, makan dengan baik. Banyak penyakit dapat dicegah/ disembuhkan tanpa
obat-obatan, jikalau manusia mau mempelajari bagaimana cara menggunakan air
dengan benar, hal ini sudah lebih manjur/ampuh untuk mencegah dan mengatasi
penyakit dari pada semua obat-obatan yang sekarang mereka pakai dan disalah gunakan. Hidung tersumbat (menghirup air garam), gunakan obat
hanya jika benar-benar diperlukan
PENGGUNAAN
OBAT-OBATAN YANG BENAR & SALAH
Setiap obat selalu memiliki bahaya, ada seorang bayi
meninggal setelah Ibunya memberinya obat berbahaya yaitu chloramhenicol untuk
menyembuhkan demam, jangan sekali-kali memakai obat-obatan yang berbahaya untuk
menyembuhkan penyakit yang ringan
petunjuk
menggunakan obat :
1.
gunakan obat hanya jika diperlukan
2.
pelajari cara penggunaan yang benar dan perhatikan peringatan
untuk setiap obat yang Anda pakai
3.
pakailah takaran yang benar
4.
jika obat tersebut tidak dapat menyembuhkan/menimbulkan
gangguan lainnya, hentikan penggunaannya
5.
jika ragu-ragu mintalah nasehat petugas kesehatan
catatan : kadang-kadang terdapat sebagian petugas kesehatan,
para medis dan dokter memberikan obat-obatan tidak sangat diperlukan,
seringkali karena mereka mengira penderita mengharapkan obat suntik dan tidak
akan puas sebelum mendapatkannya. Beritahukan dokter Anda dan petugas
kesehatan, bahwa Anda hanya menginginkan obat suntik/ tablet jika obat-obatan
tersebut memang benar-benar diperlukan. Perbuatan ini akan lebih aman bagi
kesehatan Anda dan lebih hemat.
Kesalahan
menggunakan obat yang sangat membahayakan.
Berikut ini adalah daftar kesalahan-kesalahan yang
berbahaya dan yang sering dilakukan orang dalam penggunaan obat-obatan modern.
Penggunaan yang tidak tepat dari obat-obatan berikut ini menyebabkan banyak
kematian.
1.
Chloramphenicol (cholomycetin) : obat ini sering dipakai
untuk penyakit mencret biasa, sangat berbahaya menggunakan obat ini untuk
penyakit-penyakit ringan lainnya, karena terlalu terlalu berbahaya. Gunakanlah
obat ini untuk penyakit yang sangat parah seperti tifus perut, jangan
memberikan obat ini kepada bayi yang baru dilahirkan
2.
Oxytocin (pitoxin) : pemberian obat ini hanya untuk
menghentikan perdarahan setelah anak dilahirkan. Jangan menggunakan obat selama
masa persalinan apalagi untuk mempercepat persalinan/memberi kekuatan bagi Ibu
3.
Penyuntikan obat, mitos bahwa suntikan lebih manjur dari pada
obat minum adalah tidak benar, seringkali obat-obatan yang diminum bekerja sama
baiknya/bahkan lebih baik dari pada obat suntik. Juga, sebagian besar obat
lebih berbahaya jika disuntikan dari pada jika diminum. Penggunaan obat suntik
harus sangat dibatasi dan hanya boleh dilakukan petugas medis dibawah
pengawasan dokter.
4.
Penicillin : hanya berguna untuk jenis-jenis infeksi
tertentu, penggunaannya untuk keadaan terkilir, memar/ untuk semua rasa
sakit/panas = kesalahan yang besar. Penicillin berbahaya untuk sebagian orang
5.
Suntikan penicillin (terdapat bermacam-macam nama dagang) :
obat-obatan ini sering digunakan terlalu berlebihan dan seringkali untuk
hal-hal yang salah. Obat-obatan ini tidak boleh untuk menyembuhkan salesma
(masuk angin) karena 3 alasan : (1)campuran obat ini tidak berguna untuk
salesma dan flu, (2)campuran obat ini dapat menyebabkan gangguan yang parah,
kadang-kadang menimbulkan tuli/kematian, (3)penggunaannya yang berlebihan akan
mempersulit pengobatan TBC/tuberkulosis/penyakit parah lainnya
6.
Vitamin B12 dan sari/ekstrak hati : obat ini tidak akan
menyembuhkan kekurangan darah (anemia)/’kelemahan’ kecuali dalam hal-hal
tertentu yang jarang dijumpai
7.
Vitamin-vitamin lainnya : jangan menyuntikkan vitamin,
suntikan selalu lebih berbahaya, lebih mahal dan biasanya lebih tidak lebih
manjur dari pada pil. Sungguh disayangkan bahwa banyak orang membuang-buang
uangnya untuk memberli sirup, tonikum dan dll yang mengandung vitamin, banyak
obat tersebut kurang mengandung vitamin yang terpenting. Makanan pelindung dan
pembentuk jaringan tubuh seperti telur, daging, buah-buahan, sayuran dan semua
jenis kacang-kacangan kaya akan vitamin dan unsur gizi lainnya. Pemberian
makanan yang baik kepada seseorang yang kurus dan lemah biasanya akan
memberikan faedah yang jauh lebih besar dari pada memberikan tambahan
tablet/suntikan vitamin dan mineral kepadanya. Seseorang yang makan dengan baik
tidak membutuhkan tambahan vitamin.
8.
Kalsium : menyuntikkan kalsium kedalam pembuluh darah balik
(vena) adalah perbuatan yang sangat berbahaya. Suntikan ini dapat menimbulkan
kematian dengan cepat jika tidak dilakukan secara perlahan-lahan sekali.
Penyuntikan kalsium kedalam otot-otot pantat kadang-kadang menyebabkan
infeksi/kantong nanah (abses) yang sangat parah
9.
‘makanan’ melalui pembuluh darah balik (larutan infus) :
larutan infus tidak lebih dari pada air yang murni dengan sejumlah gula/garam
didalamnya, larutan ini memberikan energi yang lebih sedikit dibandingkan
energi yang terdapat pada sepotong gula-gula besar dan larutan ini akan
mengencerkan darah bukan memperkayanya. Jika seseorang tidak terlatih dengan
baik untuk memasukkan cairan infus kedalam pembuluh darah balik, maka akan ada
kemungkinan bahaya infeksi melalui darah. Keadaan ini dapat menimbulkan
kematian penderita
kapan obat
tidak boleh diminum?
Ada beberapa keadaan dimana tanpa
diragukan lagi, sebaiknya tidak meminum obat tertentu :
1.
wanita hamil/wanita yang menyusui harus menghindarkan semua
obat yang tidak mutlak diperlukan
2.
pada bayi yang baru lahir jangan memberikan obat terlalu
banyak
3.
seseorang yang pernah menderita salah satu jenis reaksi
alergi = bilur-bilur (biduren), gatal dll
4.
orang-orang yang menderita borok lambung/sakit ulu hati
(heartbum) harus menghindarkan obat-obatan yang mengandung aspirin
5.
beberapa obat tertentu dapat membahayakan jika Anda menderita
suatu penyakit tertentu, misalnya, orang-orang yang menderita radang hati tidak
boleh diobati dengan antibiotika/obat-obatan keras lainnya karena hati mereka
mengalami kerusakan obat-obatan tersebut akan menambah kerusakannya
6.
jangan sekali-kali memberikan sulfa kepada orang yang
menderita dehidrasi
ANTIBIOTIKA
& CARA MENGGUNAKANNYA
Bermacam-macam antibiotika bekerja dengan cara yang
berlainan terhadap suatu infeksi khusus. Semua antibiotika memiliki bahaya
dalam penggunaannya tetapi sebagian lebih berbahaya dari pada yang lain, oleh
karena itu kita harus sangat berhati-hati dalam memilih dan menggunakan
antibiotik.
pedoman
penggunaan antibiotik bagi para medis :
1.
jika Anda bukan dokter dan tidak mengetahui dengan pasti
bagaimana cara menggunakan antibiotika dan infeksi apakah yang dapat
disembuhkannya jangan menggunakan antibiotika tersebut
2.
gunakan hanya antibiotika yang dianjurkan untuk infeksi yang
ingin Anda atasi
3.
anda perlu mengetahui kemungkinan bahaya/ akibat antibiotika
dan memperhatikan semua peringatan yang disebutkan
4.
gunakan antibiotika hanya dengan takaran yang dianjurkan,
takaran tergantung kepada penyakitnya, usia/berat badan orang sakit
5.
jika antibiotika menyebabkan ruam pada kulit, gatal-gatal,
sukar bernafas/reaksi-reaksi lain yang parah maka penderita harus menghentikan
penggunaan antibiotika tersebut dan jangan menggunakannya lagi
6.
gunakan antibiotika hanya kalau benar-benar diperlukan
apabila antibiotika digunakan terlalu sering, maka obat ini akan berkurang
mujarabnya dibanding semula
7.
perlu diingatkan, UU melarang penggunaan bebas obat
antibiotika tanpa resep dokter
Yang harus
dilakukan bila antibiotika tidak menolong :
biasanya untuk infeksi pada umumnya,
antibiotika mulai memperlihatkan khasiatnya dalam waktu satu/2 hari. Jika
antibiotika yang Anda gunakan tidak memperlihatkan kesembuhan, mungkin :
1.
penyakitnya bukan seperti yang Anda pikirkan, mungkin Anda
menggunakan obat yang salah. Cobalah untuk mengetahui lebih pasti penyakit penyakit
apakah yang diderita dan gunakan obat yang tepat
2.
takaran antibiotikanya tidak benar, periksalah kembali
petunjuknya
3.
bakterinya telah kebal terhadap antibiotika yang Anda gunakan
(bakteri tersebut tidak lagi dibunuh oleh antibiotika ini), cobalah antibiotika
lain yang dianjurkan untuk penyakit itu.
4.
Mungkin pengetahuan Anda kurang dalam cara menyembuhkan
penyakit tersebut, mintalah pertolongan dokter jika penderita menjadi
parah/semakin memburuk
Pengunaan semua
obat harus dibatasi, kebenaran ini berlaku terutama untuk antiobiotika, karena;
1.
Reaksi dan efek peracunan : antibiotika tidak hanya membunuh
bakteri, tetapi juga berbahaya bagi tubuh, baik karena efek peracunannya maupun
karena kemungkinan reaksi alergi yang ditimbulkannya. Banyak orang meninggal
dunia setiap tahunnya karena mereka menggunakan antibiotika yang tidak
diperlukan
2.
Mengganggu keseimbangan alami : tidak semua bakteri didalam
tubuh membahayakan, sebagian diantaranya diperlukan oleh tubuh agar dapat
berfungsi secara wajar. Antibiotika sering mematikan bakteri yang berguna bagi
tubuh bersama-sama dengan bakteri yang berbahaya. Bayi yang mendapat
antibiotika kerapkali mengalami infeksi jamur pada mulutnya (thrush) dan
kulitnya (moniliasis) keadaan ini disebabkan bakteri yang membantu mengendalikan
pertumbuhan jamur terbunuh oleh antibiotika. Dengan alasan yang sama,
orang-orang yang selama beberapa hari minum ampicillin/ antibiotika berspektrum
luas dimana dapat melawan bermacam-macam bakteri lainnya sekaligus dapat
mengakibatkan mencret. Antibiotika tersebut membunuh beberapa jenis bakteri
yang diperlukan untuk pencernaan dan mengganggu keseimbangan alami bakteri
didalam usus
3.
Kekebalan terhadap pengobatan : dalam jangka panjang, alasan
yang paling penting mengapa penggunaan antibiotika harus dibatasi karena
khasiatnya akan berkurang jika antibiotika digunakan terlalu sering. Jika
bakteri diserang berkali-kali dengan antibiotika yang sama, maka bakteri
tersebut menjadi lebih kuat dan tidak lagi dapat terbunuh oleh antibiotika ini.
Bakteri itu menjadi kebal terhadap antibiotika tersebut. Berdasarkan alasan
ini, penyakit tertentu yang berbahaya seperti tifus perut menjadi lebih sukar
diobati dari pada beberapa tahun yang lampau. Dibeberapa tempat, tifus perut
menjadi kebal terhadap chloramphenicol yaitu obat yang biasanya paling manjur
untuk mengatasi infeksi tersebut. Chloramphenicol telah digunakan secara sangat
berlebihan untuk mengobati infeksi yang ringan yaitu infeksi yang sama sekali
tidak memerlukan perngobatan dengan antibiotika. Jangan menggunakan antibiotika
untuk infeksi yang dapat diatasi oleh tubuh sendiri. Simpanlah antibiotika
untuk saat-saat yang diperlukan
Kapan suntikan
boleh digunakan dan tidak?
·
Tindakan menyuntikkan obat lebih berbahaya dari pada
memberikannya melalui mulut
·
Suntikan hanya boleh diberikan jika benar-benar diperlukan,
suntikan hanya boleh diberikan oleh petugas medis/orang-orang yang terlatih
dalam pelaksanaannya dan dibawah pengawasan dokter
·
Keadaan dimana obat harus disuntikkan :
1.
Jika obat yang dianjurkan tidak tersedia dalam bentuk yang
dapat diberikan melalui mulut
2.
Jika penderita sering mengalami muntah, tidak dapat
menelan/berada dalam keadaan tidak sadar
3.
Pada keadaan darurat tertentu dan pada kasus-kasus yang
istimewa
BAHAYA
PENYUNTIKAN DAN TINDAKAN PENCEGAHANNYA :
Bahaya
penyuntikan obat :
1.
Infeksi yang disebabkan oleh kuman yang masuk bersama dengan
jarum suntuk
2.
Reaksi alergi/keracunan yang disebabkan oleh obatnya
Untuk mengurangi kemungkinan terjadinya kelumpuhan
karena polio, anak yang sedang demam/mengalami tanda-tanda flu tidak diberi
suntikan vaksinasi (imunisasi)/suntikan obat lain karena akan menyebabkan
iritasi karena suntikan bisa menyebabkan kelumpuhan permanen dari polio.
Menurut beberapa ahli, setiap tahun terjadi ribuan kelumpuhan yang disebabkan
oleh suntikan, sebagian besar dari suntikan ini sebenarnya tidak diperlukan
KEADAAN DARURAT
YANG DISEBABKAN OLEH UDARA PANAS :
1.
Kram karena panas : dalam udara yang panas, orang yang
bekerja keras dan banyak berkeringat kadang-kadang dapat menderita kram (kejang)
dengan sakit pada kedua tungkai, lengan/perut. Kram terjadi karena tubuh
kekurangan garam. Pengobatan : masukan satu sendok teh garam ke dalam 1 liter
air matang & minumkanlah
2.
Kelelahan karena panas : orang yang bekerja dan mengeluarkan
banyak keringat dalam udara yang panas dapat menjadi sangat pucat, lemah dan
mungkin merasa akan pingsan, kulitnya dingin dan lembab, nadi cepat dan lemah.
Pengobatannya : baringkan orang tersebut ditempat yang sejuk, angkat kedua
kakinya dan urutlah tangkainya. Beri minum air yang dicampur garam (1 sendok
teh garam dalam 1 liter air). Jangan berikan apa-apa lewat mulut selama
penderita tidak sadar.
APA YANG HARUS
DIMAKAN AGAR TETAP SEHAT
gizi meliputi pengertian yang luas, tidak hanya
mengenai jenis-jenis pangan dan gunanya bagi badan melainkan juga mengenai
cara-cara memperoleh serta mengolah dan mempertimbangkan agar kita tetap sehat.
Dengan gizi yang baik, manusia menjadi sehat dan cerdas, manusia yang sehat dan
cerdas dapat memiliki daya kerja yang baik, daya kerja baik meningkatkan taraf
hidup masyarakat dan ini merupakan tanda rakyat sejahtera. Keadaan gizi
disetiap orang didalam masyarakat kita mencerminkan kesejahteraan.
MAKANAN YANG
DIPERLUKAN TUBUH AGAR TETAP SEHAT :
Agar tubuh tetap sehat dan kuat, kita memerlukan
keseimbangan berbagai makanan bergizi setiap harinya. Setiap kali makan, kita
harus makan satu jenis makanan dari masing-masing kelompok makanan :
1.
kelompok protein/ zat putih telur (makanan pembentuk jaringan
tubuh) : protein dibutuhkan untuk pertumbuhan yang sempurna, untuk pembentukan
jaringan otot, otak dan bagian tubuh lainnya. Untuk tumbuh dan menjadi kuat,
setiap orang harus makan cukup protein setiap hari. Makanan yang kaya akan
protein : telur, ayam, daging, susu, keju, kacang kedelai, makanan yang berasal
dari laut. Makanan yang cukup mengandung protein : kacang polong, buncis,
kacang tanah, sayuran berwarna hijau tua, biji-bijian seperti gandum,
padi-padian dan kacang-kacang lain
2.
kelompok gula dan tepung (makanan pemberi tenaga) : tepung
dan gula merupakan makanan yang memberi tenaga, makanan ini dapat disamakan
dengan kayu untuk pembakaran. Semakin keras seseorang bekerja, semakin banyak
ia membutuhkan tepung dan gula. Tapi jika kita hanya makan kelompok makanan ini
saja tanpa protein, akan membuat tubuh kita lemah. Tepung : jagung, biji-bijian
(gandum,beras,padi-padian lain), mie, makaroni dll, kentang, ubi rambat, ketela
pohon, talas. Gula : gula, madu, tebu, buah-buahan yang manis, pisang masak
yang manis, susu
3.
kelompok lemak dan minyak (makanan cadangan tenaga) : lemak
merupakan bentuk cadangan tenaga yang disimpan. Tubuh kita akan mengubah lemak
menjadi gula jika diperlukan tenaga lebih banyak. Makanan yang kaya akan lemak
: minyak goreng nabati, minyak selada, lemak sapi, mentega, margarin. Makanan
yang cukup mengandung lemak : kacang tanah, wijen, kedelai, kelapa, susu,
kacang-kacangan, alpokat
4.
kelompok vitamin dan mineral (makanan pelindung) : vitamin
merupakan makanan pelindung, vitamin membantu tubuh agar dapat bekerja dengan
sempurna. Kita akan sakit jika kekurangan vitamin. Mineral berguna untuk
membantu gigi geligi, tulang belulang dan darah. Makanan yang kaya akan vitamin
dan mineral : daging dan hati (vit A dan B), ayam (Vit A dan B), telur (vit A
dan B), ikan (minyak ikan banyak mengandung vit A), keju (vit A dan D), sayuran
(terutama yang berwarna hijau gelap dan kuning kemerah-merahan (vit C dan zat
besi), buah-buahan (vit C), semua jenis biji-bijian (vit B), ganggang laut
(mengandung yodium)
Referensi
1.
Diagnosis and Management Neonatal Pneumonia, Frank Shann, ARI
News, issiu 11, August 1988
2.
Indonesian Medical Traditions: Bringing Together the Old and
the New, Mitchell dll, Monas University,
1982
3.
Asian Medical Systems: A Comparative Study, Charles Leslie.
Berkeley: University of California Press, 1976
4.
Dll :D
Tidak ada komentar:
Posting Komentar